seberapa penting info teman untuk anda?

Senin, 07 Juli 2014

Serangan Prabowo atas koperasi bagaikan "ular memakan buntutnya sendiri"

Serangan Prabowo atas koperasi bagaikan "ular memakan buntutnya sendiri"

1)Pertanyaan Prabowo yang ditujukan ke Jokowi tentang tuduhan ke Jokowi yang seakan tidak memerlukan koperasi untuk wadah pengorganisasian gerakan ekonomi petani adalah serangan berujung kesalahan fatal. Apa yang terjadi di balik pertanyaan yang disampaikan dengan penuh percaya diri ini?
2)Semula tim kaum sana  mencoba mencari titik lemah Jokowi. Maka dirancanglah serangan hitam dengan menghembuskan isi pidato Jokowi di Indramayu. Serangannya dirancang sederhana, tetapi dahyat: "Jokowi seolah tidak perlu koperasi". Seranganpun bergulir, menjadi issue, yang kemudian berputar dan oleh Tim Prabowo, ditangkap sebagai "kebenaran baru". Sialnya, hal itu kemudian disampaikan ke tim debat Prabowo, untuk dijadikan bahan serangan ke Jokowi dalam debat.
3)Maka bak senjata makan tuan. Serangan yang semula diharapkan membikoin Jokowi kelabakan, dengan mudahnya dihempaskan: "Mungkin Bapak salah baca, atau salah dengar. Saya kira semua orang tahu, bahwa koperasi adalah sokoguru ekonomi kita", kata Jokowi dengan penuh kesantunan.
4)Bayangkan, ketika pertanyaan serangan Prabowo itu ditujukan asumsinya sangat fatal, seolah Jokowi tidak tahu perintah konstitusi. Selain pandangan itu merendahkan, pelajaran terpenting dari serangan salah sasaran ini adalah bahwa kampanye hitam menggelapkan mata penyerangnya sendiri.
5)Dampaknya pun besar, ibarat "ular menggigit buntutnya sendiri", nampak juga bahwa senjata terbukti makan tuan. "Kita bisa bayangkan, betapa malunya Prabowo atas tidak akuratnya informasi tim pendukungnya. Hanya demi ambisi menang"

Aria Bima
Anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi JK

Minggu, 06 Juli 2014

Jokowi saat hadir di konser dua jari


Senin, 07/07/2014 04:40 WIB
Konser Salam Dua Jari Tunjukkan Partisipasi Anak Muda Dukung Jokowi
Mega Putra Ratya - detikNews jokowi saat hadir di konser dua jari

Hasil Pemilu 2014 Mengejutkan
Jakarta - Konser Salam Dua Jari di Gelora Bung Karno merupakan bentuk nyata ekspresi politik generasi muda yang mengharapkan perubahan. Generasi muda mulai menghayati politik sebagai peran aktif untuk mengambil bagian dalam perbaikan negara. Termasuk ikut serta dalam pemilihan presiden Rabu 9 Juli.‎

“Generasi muda sudah sadar akan kedudukannya sebagai warga negara, mereka punya keinginan dan harapan terhadap Jokowi,” kata Aktivis Relawan Matahari Indonesia (RMI) David Krisna Alka dalam rilis yang diterima detikcom, Minggu (6/7/2014).

David menambahkan, Jokowi merangsang imajinasi politik kaum muda karena merupakan tokoh baru dan harapan baru.“Kita lihat, kreativitas politik generasi muda sangat tinggi dan mereka menyambut baik kepemimpinan baru bukan kepemimpinan orde baru,” tegasnya.

David melanjutkan, kekuatan partisipasi generasi muda dalam konser salam dua jari di akhir masa kampanye membuktikan kekuatan rakyat (people power) itu terbukti nyata, terutama generasi muda yang menyatu padu dalam kebulatan tekad perubahan.

“Konser salam dua jari adalah bukti kekuatan gerakan generasi muda yang menjadi fenomena baru dalam tren perpolitikan Indonesia era ini,” tegasnya.

FOTILE Gelar Trade In Alat Dapur Sambut Ramadan

FOTILE Gelar Trade In Alat Dapur Sambut Ramadan

Diterbitkan pada Senin, 07 Juli 2014

JAKARTA - Produsen alat dapur kini menaruh perhatian pada lingkungan, kesehatan dan kebahagiaan. Perlengkapan memasak maupun sirkulasi udara dirancang agar tidak menimbulkan masalah. Apalagi pada bulan suci Ramadan, sebagian besar keluarga di Indonesia lebih banyak memasak di rumah untuk mempersiapkan santapan berbuka puasa dan sahur dibandingkan dengan membeli makanan diluar.

Marketing and Sales Manager FOTILE Indonesia, Hansen Christian mengatakan pihaknya hadir dengan konsep healthy cooking environement. Pada Pameran FOTILE di Central Park, Jumat (4/7) di Jakarta, Hansen mengatakan pihaknya punya tanggung jawab untuk memfasilitasi keluarga menikmati kualitas hidup berumah tangga yang lebih tinggi. “Dalam beberapa penelitian, sirkulasi asap dapur yang buruk dapat menyebabkan berbagai penyakit yang serius, Meski asap saat memasak terkesan sepele, sebenarnya asap tersebut tidak baik bagi kesehatan,” Ujarnya.

Dikutip dari situs resmi WHO, kegiatan memasak yang menimbulkan panas dan asap akan membuat ruangan tercemari polusi yang membahayakan tubuh. Sebut saja asap dan jelaga. Meski dalam kadar rendah, namun jika terus-menerus terisap, polusi bisa mengendap di paru-paru dan memancing penyakit seperti pneumonia dan kanker paru-paru. “Ruangan yang tidak memiliki sistem ventilasi memadai juga lebih berisiko sebab bahaya polusi bahkan bisa meningkat hingga 100 kali," ujar Hansen.

Asap dapur bukan hanya berbahaya bagi lingkungan dapur, namun juga akan menyerang ruang tamu, ruang tidur yang jaraknya agak jauh, dan langsung membahayakan kesehatan dari anggota keluarga. Selain itu juga dapat menimbulkan aroma yang tak sedap dan menempel dengan kuat.Hal ini dapat diatasi dengan penggunaan cooker hood .“Fungsi cooker hood  adalah sebagai pengisap asap yang timbul dari aktivitas memasak di dapur,” ujar Hansen.

Di pasaran, cooker hood  tersedia dalam beberapa jenis. Di antaranya, island hood  yang digantung di langit-langit tepat di tengah ruangan dan chimney hood  yang sesuai namanya, berbentuk cerobong dan dipasang di dinding dapur. Ada juga built In hood  yang menyatu dengan kitchen cabinet  dan bersatu dengan kompor (hob ). Jenis terakhir, slim hood  yang penempatannya sama seperti chimney hood  namun berbentuk lebih tipis atau pipih.Harapan yang besar terhadap cooker hood mempengaruhi revolusi dari FOTILE dalam serangkaian tipe cooker hood yang diproduksinya.

“Setiap inovasi baru dari FOTILE, selalui berorientasi untuk menyelesaikan masalah asap dapur,” ujarnya.
Dalam rangka bulan suci ini, FOTILE memberikan kesempatan kepada masyarakat Indonesia untuk merasakan efek range hood yang luar biasa. Selain itu, juga memberikan penawaran trade in appliances yang lama dengan produk terbaik dari FOTILE, tentunya dengan penawaran harga yang terbaik sampai Minggu (6/7).

"Semua produk FOTILE dibuat dengan standar tertinggi untuk kitchen appliances,kami menggunakan IDEO company yang telah mendesain untuk APPLE dan MICROSOFT sehingga telah memenangkan berbagai penghargaan seperti Ret Dot dan iF Design Award Jerman, FOTILE telah menjadi merk no 1 di ASIA dengan penjualan mencapai 8 milyar USD per tahun, dengan agen di seluruh dunia, apapun masalah dapur anda akan terjawab oleh FOTILE," tutur Hansen. (jpnn)

Pengamat Nilai SBY Prediksikan Prabowo-Hatta Menang


PILPRES 2014
Pengamat Nilai SBY Prediksikan Prabowo-Hatta Menang

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) menerima capres-cawapres nomor urut 1 Prabowo Subianto (tengah kiri) dan Hatta Rajasa (tengah kanan) di Pendapa Puri Cikeas Indah, Bogor, Jumat (4/7/2014). (JIBI/Solopos/Antara/Setpres-Abror Rizki)
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) menerima capres-cawapres nomor urut 1 Prabowo Subianto (tengah kiri) dan Hatta Rajasa (tengah kanan) di Pendapa Puri Cikeas Indah, Bogor, Jumat (4/7/2014). (JIBI/Solopos/Antara/Setpres-Abror Rizki) Senin, 7 Juli 2014 04:41 WIB

Solopos.com, JAKARTA — Direktur Institut Madani Nusantara Prof. Nanat Fatah Natsir menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah meprediksi Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 dimenangi pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Tafsir itu, ia dasarkan kepada sikap Presiden SBY yang bersedia menerima Prabowo-Hatta, Jumat (4/7/2014) lalu.

“Kehadiran Prabowo-Hatta ke Puri Cikeas, Bogor untuk bertemu Yudhoyono sangat positif. Lima nasihat Yudhoyono secara tersirat menunjukkan dukungan kepada Prabowo-Hatta dan sinyal kemenangan pasangan itu,” kata Nanat Fatah Natsir saat dihubungi Kantor Berita Antara di Jakarta, Minggu (6/7/2014).

Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) itu menilai Yudhoyono cukup sukses sebagai presiden dan negarawan dalam masa pemerintahan 10 tahun. Sebagai negarawan yang berhasil, Nanat menilai harapan Yudhoyono agar Prabowo-Hatta sabar dan tahan kritik apabila memimpin negara adalah suatu hal yang tulus.

“Kunjungan Prabowo-Hatta kepada Yudhoyono juga merupakan sinyal bahwa pasangan itu akan melanjutkan apa yang baik dari pemerintahan sebelumnya dan menyempurnakan yang masih kurang,” tuturnya. Di sisi lain, dengan menerima kunjungan Prabowo-Hatta, Yudhoyono juga membuat tradisi baru bahwa peralihan kekuasaan dari pemerintahan lama ke pemerintahan baru bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Jumat lalu, pasangan Prabowo-Hatta bersama sejumlah pimpinan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih berkunjung ke kediaman Yudhoyono di Puri Cikeas, Bogor. Dalam pertemuan itu, Prabowo meminta nasihat kepada Yudhoyono untuk berbagi pengalaman memimpin bangsa Indonesia.  Yudhoyono pun menyatakan pesan secara hati-hati agar tidak ada kesan menggurui. Pemungutan suara Pilpres 2014 yang diselenggarakan Rabu (9/7/2014) dikuti pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dengan nomor urut 1 dan Joko Widodo-Jusuf Kalla dengan nomor urut 2

Survei LKP: Mesin Demokrat Bergerak Dongkrak Elektabiltias Prabowo-Hatta



Survei LKP: Mesin Demokrat Bergerak Dongkrak Elektabiltias Prabowo-Hatta

Minggu, 6 Juli 2014 14:51 WIB
Survei LKP: Mesin Demokrat Bergerak Dongkrak Elektabiltias Prabowo-Hatta
Tribunnews/Dany Permana
Pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta) melakukan teleconference dengan beberapa pesantren di Indonesia, di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Sabtu (5/7/2014). Hari terakhir masa kampanye, pasangan Prabowo-Hatta melakukan doa bersama dengan beberapa pesantren di Indonesia. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Survei yang digelar Lembaga Klimatologi Politik (LKP) terhadap 1.240 responden di 33 Provinsi pada 19 - 30 Juni, menunjukkan elektabilitas pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa lebih tinggi dari Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK).

Direktur Eksekutif LKP, Usman Rachman, dalam pemaparannya di hotel Grand Menteng, Matraman, Jakarta Timur, Minggu (6/7/2014) mengatakan bahwa elektabilitas Prabowo - Hatta mencapai 48,5 persen, sedangkan elektabilitas Jokowi - JK mencapai 42,3 persen, dengan undecided voters atau kelompok yang belum menentukan pilihan sebanyak 9,2 persen.

"Kalau pemilu digelar hari ini, maka yang menang adalah Prabwo - Hatta," katanya.
Pada survei yang dibiayai alumni jurusan Hubungan Internasional Universitas Jayabaya itu diketahui elektabilitas Prabowo - Hatta dapat mengungguli karena mesin partai politik pendukung pasangan nomor urut 1 itu lebih berfungsi ketimbang pasangan nomor urut 2."Bergeraknya mesin Partai Demokrat dalam memberikan dukungan kepada pasangan Prabowo - Hatta juga mempengaruhi," ujarnya.

Pengaruh dari mesin partai itu menurutnya juga membuat elektabilitas Jokowi - JK cenderung stagnan, setelah awalnya sempat memimpin. Namun demikian kata dia elektabilitas Prabowo - Hatta yang lebih unggul itu bukan lah merupakan jaminan kemenangan pada 9 Juli mendatang. Kata dia selisih elektabilitas sebanyak 6,2 persen, masih bisa dikejar, salah satunya dengan merangkul undecided voters.

Masa Tenang, Heryawan Cabut Sendiri Atribut Prabowo-Hatta



Masa Tenang, Heryawan Cabut Sendiri Atribut Prabowo-Hatta

Minggu, 6 Juli 2014 | 14:18 WIB
KOMPAS.com/Rio Kuswandi Ketua Tim Pemenangan Prabowo - Hatta Jawa Barat Ahmad Heryawan ditemani tim-nya sedang melakukan pencabutan atribut kampanye di Jalan Ir. H. Djuanda (Jalan Dago), Bandung, Jawa Barat, Minggu, (6/7/2014),


KOMPAS.com - Memasuki masa tenang, Minggu (6/7/2014), Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Jawa Barat mulai membersihkan atribut kampanye Prabowo-Hatta seperti spanduk, baligo, poster dan atribut kampanye lainnya. 

Pencabutan atribut kampanye Prabowo-Hatta dilakukan secara simbolis dengan melakukan penyisiran di sepanjang Jalan Ir H Djuanda (Jalan Dago), Bandung, Minggu siang. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Jawa Barat, Ahmad Heryawan.

Dalam waktu 30 menit, Ahmad Heryawan atau Aher bersama para anggota timnya berhasil menurunkan atribut kampanye di sepanjang Jalan Dago. Aher mengatakan hal ini dilakukan sebagai bentuk kepatuhan pada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Komisi Informasi Pusat (KIP) yang menekankan dua pasangan capres-cawapres untuk mematuhi masa tenang dengan menciptakan suasana kondusif, salah satunya untuk segera membersihkan atribut kampanye yang bertebaran di jalan.

"Kita harus taat aturan. Kita berkewajiban membersihkan atribut bekas kampanye. Saya instruksikan kepada tim sukses, kepada parpol dan semua jaringan Prabowo-Hatta agar segera mencabut atribut kampanye," kata Aher kepada wartawan setelah membersihkan atribut kampanye di Bandung, Minggu (6/7/2014).

Tak hanya bergerak di Bandung, Aher menegaskan sudah menginstruksikan tim Prabowo-Hatta agar membersihkan atribut kampanye Prabowo-Hatta di seluruh kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat.

"Dengan teman-teman timses pemenangan, ratusan jaringan relawan dan partai pendukung, (kami) memelopori (penurunan atribut), mudah-mudahan menjadi komitmen bersama agar sesegera mungkin di hari tenang ini semua atribut yang ada hilang dari peredaran," harap Aher.

Aher mengatakan, pencabutan atribut kampanye perlu dilakukan sebelum masuk pada hari H pencoblosan. Aher mengatakan sudah saatnya masyarakat diberi ketenangan setelah disuguhi berbagai kampanye negatif hingga black campaign.

"Sudah cukuplah kandidat dan timses kampanye, sekarang biarkan masyarakat merasakan situasi yang tenang sebelum memilih," ujarnya.

Aher pun berharap tim sukses Jokowi-JK melakukan hal yang sama, membersihkan atribut kampanye. "Ya, saya juga berharap kepada pasangan sebelah agar melakukan hal yang sama, karena pembersihan ini penting untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat lebih berpikir jernih dalam menentukan pilihan," ujarnya.

Meski masa kampanye sudah berakhir, Aher menyatakan pihaknya tetap melakukan konsolidasi dengan semua tim.

"Ya, kita tetap konsolidasi, tapi bukan dalam arti kita kampanye. Kita konsolidasi ini, ya, silaturahim. Apalagi ini di bulan Ramadhan, perlu dan pentingnya silaturahim ditekankan dimana-mana," katanya.

Aher menambahkan, dalam masa tenang ini, timnya sudah menyiapkan 75.000 orang untuk menjadi saksi yang akan disebar ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di kabupaten dan kota se- Jabar.

"Sudah, saksi sudah kita siapkan untuk bertugas di sejumlah TPS di Jabar dan kami juga terjunkan saksi ke PPS dan PPK," pungkasnya.

GBK Saksi Kehendak Revolusi Mental


GBK Saksi Kehendak Revolusi Mental
Konser gratis yang bertajuk 'Konser Salam 2 Jari yang digagas oleh Band Slank dan sejumlah pelaku ekonomi kreatif guna mendukung calon presiden Jokowi dan wakilnya Jusuf Kalla di Gelora Bung Karno (GBK) kemarin (5/7) berhasil menyedot lebih dari 100 ribu orang untuk menyaksikan konser yang didukung oleh ratusan musisi tanah air.
Fenomena menyemutnya rakyat Indonesia di Lapangan GBK walaupun dalam keadaan puasa itu dinilai menunjukan bukti bahwa rakyat Indonesia menaruh harapan besar kepada Jokowi dan JK. Demikian diungkapkan Ketua DPP Partai Hanura yang juga merupakan tim pemenangan Jokowi-JK, Yuddi Chrisnandi kepada Wartawan, Minggu (6/7).
“Mereka percaya ditangan Jokowi dan JK, Indonesia kedepan akan lebih baik dan nasib kehidupan mereka pun akan lebih diperhatikan oleh Jokowi dan JK jika memimpin Indonesia,” Ujarnya.
Menariknya, konser yang menghadirkan ratusan musisi papan atas di tanah air tersebut diselenggarakan bukan oleh partai atau tim pemenangan Jokowi-JK, melainkan oleh artis dan musisi menggunakan dana mereka. “Ratusan artis dan pekerja seni ternama yg sukarela menghibur rakyat tanpa bayaran, bahkan keluarkan uang sendiri, rakyat berbondong bondong menyaksikan, dan awak media yang sukarela meliput kampanye damai tanpa seperakpun pihak yg membayar, ini adalah gerakan kesadaran sosial,” Ujar Yuddy.
Yuddi menilai fenomena seperti ini jarang terjadi di dunia, karena biasanya calon pemimpin yang bergerak menghampiri rakyat agar rakyat mau memilih, tpi kali ini rakyat sendiri yg dengan senang hati datang dan berkumpul di GBK menemui Jokowi dan meminta Jokowi jadi pemimpin Indonesia.
“inilah namanya revolusi mental, rakyat tergerak untuk melakukan perubahan, rakyat menemukan simbol perubahannya dan rakyat percaya ajakan Idolanya untuk bersama-sama melakukan perubahan, Revolusi mental telah bergerak, Revolusi mental adalah kehendak rakyat,” Tegasnya.
Konser serupa sebelumnya sudah pernah digelar oleh puluhan musisi dan artis Indonesia, namun temanya berbeda. Saat itu musisi dan artis ini mendeklarasikan dukungan mereka dengan bergabung dalam Komunitas Revolusi Harmoni di Parkir Timur Senayan beberapa waktu yang lalu.
Pada konser yang digelar mulai pukul 14.00 tersebut dan ditutup dengan buka bersama, ribuan masyarakat telah memadati kawasan GBK sejak pukul 12.00. Para simpatisan yang hadir tampak mengenakan pakaian yang beraneka ragam. Ada yang tampak mengenakan kemeja kotak-kotak, kaos putih bergambar Jokowi-JK, dan tak sedikit yang mengenakan kaos bergambar Slank.