Keriuhan Calon Presiden Alternatif Indonesia 2014-2019
Keriuhan
menjelang Pemilihan Presiden 2014 semakin terus menggema. Semua orang
Indonesia seperti sedang diserang ‘demam’ akibat keriuhan itu. Padahal,
tahapannya harus melalui Pemilihan Calon Legislatif terebih dahulu
dengan segala konsekuensi yang akan muncul kemudian. Karena perolehan
suara partai dalam Pemilu 2014 akan sangat menentukan konfigurasi
politik Pilpres maupu Capres yang bakal diusung oleh masing-masing
partai.
Realitasnya
toh, Pilpres (Pemilihan Presiden) lebih menarik ketimbang Pileg
(Pemilihan Legislatif). Fenomena ini seperti mengisyaratkan bahwa
kepercayaan rakyat kepada wakilnya yang berada di Senayan itu semakin
tidak bisa dijadikan pegangan, karena selama ini tidak memberi harapan
terhadap perubahan menuju perbaikan utamanya dalam koneks kesejahteraan
yang berkeadilan bagi rakyat banyak.
Jokowi,
Gubernur DKI Jakarta yang baru saja memulai tugasnya untuk memperbaiki
Jakarta, semakin santer didapuk banyak pihak untuk terus melaju ke
Pilpres 2014. Sebagai sosok yang diidealkan banyak orang agar Jokowi mau
melaju ke Pilpres 2014, sosoknya yang yang cukup fenomenal itu pun
memperoleh sorotan dari sisi lain. Sorotan yang terkesan ‘miring’ dari
pihak lain seperti Amin Rais misalnya, wajar memperoleh reaksi dan
membuat keriuhan ‘bursa Capres 2014’ semakin ramai. Padahal, Jokowi
sendiri – setidaknya sampai tulisan ini didudun – belum menyatakan
kesediaan atau penolakannya untuk maju atau tidak dalam Pilpres 2014.
Dalam realitas politik serupa itulah, tulisan berikut menarik
diturunkan. Sekedar mebambah perbandingan dalam menentkan pilihan pada
sosok pemimpin Indonesia di masa mendatang.
Dari semua di atas, kembali lagi kedasar negara kita yang bertopang pada : Budaya, Sosial, Ekonomi, Politik dan Ideologi Bangsa. maka semua pertanyaan siapa presiden kita di periode tahun politik 2014-2019 ini sangat jelas terlihat, karena dengan ke lima unsur tersebutlah yang dapat membawa bangsa kita ke dalam suatu puncak perubahan indonesia yang di nantikan seluruh warga negara indonesia yang bertumpah darah satu bangsa indonesia.
pertanyaannya siapakah yang memiliki ke lima unsur tersebut dari beberapa capres-cawapres pada saat ini? masyarakatlah yang tahu dan alam jagad raya ini akan membimbing calon pembawa perubahan bangsa indonesia dari keterpurukan.
1. Pemimpin yang dapat mengembalikan keutuhan badan dari simbol Burung Garuda Kita yang memiliki keutuhan sepenuhnya.
2. Pemimpin yang dapat memerahkan darah kita dan memutihkan tulangkita sehingga tertanam kecintaan akan warna bendera bangsa kita Merah Putih Pusaka.
3. Pemimpin yang dapat mewujudkan arti sebenarnya Bhineka Tunggal Ika yang sebenarnya, sehingga dapat di genggam kencang oleh Cengkraman Garuda.
4. Pemimpin yang dapat membangun pilar kebangsaan yang selama ini hanya tertopang oleh 4 Pilar padahal untuk mencapai kekokohan kenegaraan/kebangsaan suatu bangsa harus memiliki 5 Pilar yaaitu empat pilar untuk tiap sudut dan satu pilar untuk menopang dari ke empat pilar tadi sehingga pemerintah dapat menganyomi masyarakatnya dengan segala kebijakannya.
5. Pemimpin yang dapat memberlakukan syukur di atas syukur, memberlakukan laku di atas laku, mengutamakan kewajuban serta keutamaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar